Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyebut sudah mengirim surat ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, terkait usulan Kota Sukabumi yang seharusnya sudah masuk PPKM Level 3.

Fahmi mengatakan bahwa pengajuan tersebut dinilai pantas karena ada penurunan pada angka kematian, BOR atau keterisian tempat tidur, dan kasus baru. Angka kesembuhan juga drastis naik tinggi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi menerbitkan Instruksi Mendagri tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di Jawa dan Bali. Dalam Inmendagri yang berlaku mulai 17 hingga 23 Agustus itu, Kota Sukabumi masih masuk PPKM Level 4.

Karena PPKM Level 4 ini, Fahmi menyebut beberapa lokasi masih belum bisa dibuka, salah satunya pusat perbelanjaan atau mal. Padahal, salah satu alasan pihaknya mengirim surat ke provinsi dan pusat untuk menerapkan PPKM Level 3, adalah karena saat ini pun sudah tidak ada kelurahan di Kota Sukabumi yang termasuk zona merah.

Dalam Instruksi Mendagri, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan di daerah PPKM Level 4, dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh alias belum ada tatap muka belajar di sekolah.

Selanjutnya, kegiatan pada pusat perbelanjaan, masih ditutup sementara. Hal itu dikecualikan untuk pegawai toko yang melayani penjualan online dengan maksimal tiga orang setiap toko, restoran, super market, dan pasar swalayan.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan juga merilis data terbaru zona risiko Covid-19 kelurahan. Pada Senin, 16 Agustus 2021, dari 33 kelurahan, tidak ada yang berstatus zona merah risiko Covid-19 di kota Sukabumi.

Sukabumiupdate/Salam/Adin