Dari Bapak Wanto di Serpong.

Pak ustadz mohon di jelaskan, pada saat imam selesai membaca al-Fatihah makmum ada yang baca robbighfirli waliwalidayya, adakah dalilnya?

Jawaban:

Memang ada sebagian kaum muslimin yang membaca “robbighfirli waliwalidayya” setelah membaca surat al-Fatihah dan sebelum mengucapkan amin ketika sholat. Mereka berdalil dengan sebuah hadist  dari Wail bin Hujr:

Bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wasallam jika membaca al-Fatihah maka setelah membaca waladdhoollin beliau membaca robbighfirli, lalu amiin.” (Hadits riwayat Imam Al Baihaqi, Imam Attabrani dll. Dinukil dari kitab Nihayatul Muhtaj ilaa syarah Alminhaj karya Ibnu Hajar al Haitami)

Akan Tetapi setelah diteliti ternyata riwayat hadist tersebut adalah riwayat yang sangat dhoif, karena di dalam sanadnya ada seorang rawi bernama  Ahmad bin Abdul jabar al-utharidi, Menurut Muhammad bin Abdullah bin Al Hadrami, (dalam kitab Tahdzibul Kamal Fi Asmai Rijal 1 : 380 karya Imam al-Mizzi 654 – 742H) “dia itu seorang pendusta (kidzib)”.

Dan karena hadist tersebut adalah sangat dhoif, maka amalan membaca ‘Robbighfirli’ diujungnya atau diujung al-Fatihah adalah terlarang dan termasuk amalan yang tidak dicontohkan oleh Nabi dan para sahabatnya.

Sementara itu hadist yang shohih menyatakan bahwa setelah membaca al-Fatihah maka langsung disyariatkan membaca amin. Hal ini sebagaimana riwayat Dari Abu Huroiroh rodhiallohu anhu, bahwa Nabi sholallohu alaihi wasallam bersabda, “Apabila imam telah membaca, ‘waladhdhaalliin, maka ucapkanlah amin.” (HR. Muslim)

Jadi sudah sangat jelas dalam hadist shohih riwayat muslim di atas, tidak disebutkan membaca Robbighfirli, tetapi langsung Aamiin. Maka tidak boleh seorang muslim membaca Robighfirli setelah al-Fatihah, karena haditsnya dho’if (lemah), melainkan setelah membaca al-Fatihah ia harus langsung membaca amin. Wallohu a’lam

Dijawab oleh Tim Lajnah Ilmiah Radio Salam

Bagikan artikel ini: